NADIKABAR.COM — Universitas Bengkulu (Unib) membahas tantangan asesmen pendidikan tinggi dalam menggambarkan kompetensi mahasiswa di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).
"Bukan lagi by time, tetapi by assessment," kata akademisi Institute of Education, Tsinghua University, Prof Hamish Coates di Bengkulu, Selasa.
Pada forum yang mempertemukan sivitas akademika Universitas Bengkulu di Bengkulu, Selasa, Coates mengatakan perkembangan AI membuat perguruan tinggi menghadapi tantangan dalam memastikan hasil asesmen benar-benar menggambarkan kompetensi mahasiswa.
Dia menyoroti penggunaan AI dalam pengerjaan tugas akademik dapat menyulitkan perguruan tinggi memastikan keaslian hasil pekerjaan mahasiswa. Menurut dia, hingga 80 persen hasil asesmen saat ini berpotensi menjadi fake result atau hasil yang tidak sepenuhnya merepresentasikan kemampuan asli peserta didik karena penggunaan AI.