Roffi mengatakan rangkaian tersebut menjadi bagian penting dari Greenovate Startup Accelerator karena program tidak hanya mempersiapkan peserta untuk melakukan pitching, tetapi juga membantu startup menguji relevansi solusi, memperkuat model bisnis, serta memahami kebutuhan pasar sebelum bertemu dengan calon mitra dan investor.
“Melalui GreenLink, kesebelas startup mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan perkembangan bisnis dan solusi mereka secara langsung kepada berbagai pemangku kepentingan,” kata Roffi.
Kegiatan ini melibatkan perwakilan pemerintah, industri, investor, akademisi, serta lembaga internasional, termasuk UNIDO dan Yale University, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan membuka peluang kolaborasi bagi startup peserta.