NADIKABAR.COM — Universitas Mataram (Unram) meneliti perubahan medan magnet bumi atau geomagnet untuk mengkaji pola aktivitas kegempaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua Magister Mitigasi Bencana Universitas Mataram Teti Zubaidah mengatakan penelitian tersebut dilakukan dengan menganalisis perubahan data geomagnet pada periode ketika aktivitas seismik meningkat.
"Kita lebih aware dan waspada, oh ini seismik, aktivitasnya mulai meningkat nih, terukur," ujarnya di Mataram, Kamis.
Teti menjelaskan tim peneliti membandingkan data geomagnet dengan sejumlah kejadian gempa yang telah terjadi, di antaranya gempa Flores, Lombok, dan Aceh, untuk melihat pola perubahan medan magnet yang menyertainya.