Retno menjelaskan bahwa kelima fasilitas tersebut memiliki karakteristik pertunjukan seni yang berbeda. Gedung Kesenian Wayang Orang Bharata (WOB) di Senen memiliki karakteristik seni pertunjukan wayang orang, sedangkan Gedung Kesenian Miss Tjitjih di Cempaka Putih memiliki karakteristik seni tradisional ala Sunda. Sementara itu, Balai Budaya Condet memiliki karakteristik sebagai pusat latihan pelestarian seni tradisi Betawi.
Menurut Retno, pemerintah daerah menerapkan tarif retribusi pemanfaatan aset yang bersahabat agar seluruh fasilitas kesenian daerah dapat diakses oleh semua kalangan pelaku industri kreatif secara terjangkau.
Dinas Kebudayaan juga memberikan insentif berupa pembebasan biaya sewa gedung satu bulan sekali untuk agenda pementasan rutin kesenian di setiap gedung yang anggarannya dibiayai langsung oleh daerah sehingga dapat disaksikan masyarakat secara gratis.