"Jadi yang satu bulan sekali itu yang gratis, itu rutin dari DKI. Tapi ada juga pertunjukan mereka yang membayar retribusi ke gedung," kata Retno.

Pemberlakuan retribusi gedung yang terjangkau itu salah satunya dimanfaatkan oleh Perkumpulan Pencinta Seni Tari (PPST) Kencana Mas dari Tebet, Jakarta Selatan, untuk menyelenggarakan pertunjukan dramatari "Swara Ibu: Nyanyian dari Hutan" di Gedung Kesenian Bharata.

Profil gedung pertunjukan seni budaya Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dapat disimak selengkapnya melalui YouTube @disbuddki.