Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan mendukung intervensi pasar, dengan distribusi diperkuat melalui koordinasi bersama Bulog dan pemerintah daerah.

Pemerintah juga membenahi disparitas harga telur ayam ras, ketika harga di tingkat peternak relatif rendah sementara harga konsumen masih tinggi.

Dukungan bagi peternak kecil disiapkan melalui pasokan pakan, termasuk jagung pakan lewat skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Pemerintah juga merencanakan pembangunan pabrik tepung telur bersama BUMN untuk memperkuat industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor.

Tekanan Harga Pangan Terjadi Secara Global

Data September 2026 yang dikeluarkan oleh FAO Food Price Index (Sep 2026) dan World Bank (Jun-Sep 2026), menunjukkan tekanan harga pangan di sejumlah negara. Data FAO Indeks Pangan menyentuh 136,0 poin, tertinggi sejak November 2022.

Kenaikan harga pangan global dipengaruhi oleh empat faktor yang saling berkaitan. Konflik geopolitik; kenaikan harga energi dan pupuk menambah biaya produksi pertanian; perubahan iklim dan fenomena El Niño dan pembatasan ekspor beberapa negara.

Tekanan tersebut berpotensi merambat ke negara pengimpor melalui kenaikan harga bahan baku, biaya logistik, dan nilai tukar. Karena itu, penguatan produksi dalam negeri dan diversifikasi sumber pasokan menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan pangan.