NADIKABAR.COM — Microsoft secara resmi mulai menggelar pembaruan Windows 11 versi 26H2 ke stable channel untuk seluruh pengguna yang kompatibel.

Berbeda dari pembaruan besar pada umumnya, versi 26H2 ini hadir sebagai paket pengaktif berukuran sangat kecil--hanya sekitar 174 KB bagi perangkat yang rutin memperbarui sistem--guna mengaktifkan berbagai fitur laten yang sebenarnya sudah terunduh pada pembaruan bulanan sebelumnya.

Microsoft mengategorikan versi 26H2 sebagai pembaruan yang berisiko rendah:

Mengutip laporan Microsoft, salah satu keuntungan terbesar melakukan upgrade ke versi 26H2 adalah perpanjangan masa dukungan resmi dari pabrikan:

Pembaruan ini sejalan dengan arah kebijakan baru tim Windows yang kini lebih memprioritaskan stabilitas dan performa sistem operasi dibandingkan memaksakan fitur baru, menyusul maraknya keluhan pengguna terkait bug, crash, dan performa yang lambat.

CEO Microsoft, Satya Nadella, menegaskan komitmen perusahaan untuk memenangkan kembali hati para pengguna Windows:

"Kami berfokus pada fitur-fitur inti dan fondasi dasar yang paling penting bagi para pelanggan kami," janji CEO Microsoft, Satya Nadella.

Sistem Windows akan memberikan notifikasi otomatis saat pembaruan tersedia. Pengguna yang ingin memperbarui secara manual dapat membuka menu Settings Windows Update, mengaktifkan opsi "Get the latest updates as soon as they're available", lalu mengklik tombol "Check for updates", atau mengunduh berkas ISO resmi Windows 11 26H2 secara langsung, demikian dikutip NadiKabar dari Techspot, Jumat (2/10/2026).