Pada saat yang sama, Presiden USCBC menuturkan bahwa perusahaan-perusahaan asing yang berinvestasi di China secara aktif mencari mitra-mitra China yang dapat membantu melengkapi sejumlah kekurangan mereka.
Stein menggambarkan hal ini sebagai kisah dari perkembangan perusahaan-perusahaan China, yang menjadi setara dengan perusahaan-perusahaan asing, dan dengan bekerja sama, mereka dapat menjadi lebih kompetitif, gesit, serta sukses.
Didirikan pada 1973, USCBC menyebut dirinya sebagai asosiasi swasta, nonpartisan, dan nirlaba perwakilan sekitar 270 perusahaan AS yang menjalankan bisnis di China, termasuk sebagian besar perusahaan AS terbesar yang beroperasi di sana.
Ke depannya, Stein menyoroti bahwa mayoritas perusahaan AS tetap optimis terhadap prospek mereka di China selama lima tahun ke depan, yang menunjukkan bahwa mereka tidak berencana meninggalkan pasar Tiongkok. Sementara itu menurut dia, lebih dari separuh perusahaan anggota USCBC berniat untuk terus berinvestasi di Tiongkok tahun ini.
"Menurut saya, hal itu juga merupakan bentuk kepercayaan terhadap pentingnya hubungan ekonomi sekaligus menunjukkan optimisme terhadap masa depan, tidak hanya hubungan AS-China, tetapi juga China dan ekonominya sendiri," ujar Stein.