"Infrastruktur hijau menjadi bagian penting dari ikhtiar itu, karena apa yang kita bangun hari ini pada akhirnya akan menjadi titipan bagi generasi setelah kita," tujar Dody.
Menteri Dody mengatakan, berbagai masukan yang disampaikan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menjadi bahan penting bagi Kementerian PU dalam mengarahkan pembangunan agar semakin efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurut Menteri Dody, masukan Utusan Khusus Presiden tersebut sejalan dengan arah visi PU608, yang menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sekaligus mendukung pencapaian sasaran nasional, tim redaksi lain mendorong Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6, pengentasan kemiskinan menuju 0 persen, serta menopang pertumbuhan ekonomi 8 persen.
"Kami di Kementerian PU harus terus menavigasikan setiap program agar cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," jelas Dody.
Dody menambahkan, pembangunan infrastruktur ke depan perlu terus memastikan keseimbangan tim redaksi manfaat ekonomi, pemerataan akses, dan keberlanjutan lingkungan.