Bitteto mengatakan Venezuela memandang perlu adanya peralihan ke sistem yang berlandaskan dialog, kerja sama, dan bantuan teknis, khususnya melalui Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM.
"Kami ingin menyatakan secara resmi bahwa kemungkinan diadopsinya resolusi ini sama sekali tidak dapat ditafsirkan sebagai persetujuan, dukungan, ataupun penerimaan, baik secara eksplisit maupun implisit, dari negara kami terhadap resolusi ini maupun perpanjangan mandat misi pencari fakta tersebut," kata Bitteto.
Resolusi yang diadopsi Dewan HAM PBB itu menetapkan perpanjangan mandat Misi Pencari Fakta Internasional Independen di Venezuela selama dua tahun.
Misi tersebut bertugas menyelidiki dugaan pelanggaran HAM serta mengidentifikasi keadaan dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Caracas menentang kelanjutan penugasan misi tersebut karena menilainya sebagai mekanisme yang dibentuk tanpa persetujuan Venezuela dan bersifat politis.