NADIKABAR.COM — Unggahan bernarasi seorang kakek penjual keripik di Ambarawa, Kabupaten Semarang, jadi korban jambret beredar di media sosial. Polisi telah mengecek rekaman CCTV di lokasi kejadian dan bertanya kepada tukang parkir yang sempat berbincang dengan kakek tersebut.
Kabar tentang kakek penjual keripik itu salah satunya diunggah akun Instagram @portalsemarang. "Bapak penjual kripik pakai sepeda ontel di jambret pelaku nominal 500ribuan di Ambarawa," tulis akun itu, dilihat NadiKabar pada Jumat (28/8/2026).
Unggahan tersebut memperlihatkan seorang kakek mengenakan kemeja dan bercelana pendek sedang berdiri di depan sebuah minimarket. Tampak pula sepeda ontel dengan bronjong bambu yang dia gunakan untuk membawa dagangan keripik.
Dalam takarirnya, kakek itu disebut diduga dijambret di depan Kantor BKKBN Ambarawa pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Pelakunya disebut yang mengendarai motor matik.
Kakek itu mengatakan mulanya pelaku berpura-pura membeli keripik dengan uang Rp 100 ribu. Saat kakek itu mencari uang kembalian dari dalam tas yang ditaruh di dada, pelaku langsung menjambret.
"Korban sempat berteriak minta tolong namun upayanya tidak berhasil. Bapak tersebut kehilangan uang sekitar 500ribuan," tulis keterangan pada unggahan itu.
Kanit Reskrim Polsek Ambarawa, Iptu Andrias mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan penelusuran pada Kamis (27/8/2026), setelah unggahan tersebut beredar di media sosial. Pihaknya memeriksa CCTV dari Kantor Balai Diklat BKKBN di Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa.
"Kemudian kita mencari CCTV-nya itu pada saat kejadian. Cek CCTV di security di BKKBN itu, kemudian sekira jam 14.00 WIB itu bapaknya lewat dan tidak ada kejadian penjambretan yang terekam CCTV," kata Andrias saat dihubungi NadiKabar, Jumat (28/8/2026).
Andrias menuturkan saat itu pihaknya juga berupaya mencari kakek itu dan si pengunggah kabar tersebut. Namun keduanya belum berhasil ditemukan.