NADIKABAR.COM — Sebuah video memperlihatkan oknum TNI AD menganiaya istri setelah dipergoki selingkuh di Kalimantan Tengah (Kalteng) viral di media sosial. TNI AD buka suara mengenai hal ini.

Dari video yang beredar di media sosial, awalnya korban memergoki ada wanita lain berada di sebuah kamar. Kemudian, suami korban ternyata berada di lokasi tersebut.

Terjadi perbincangan antara suami dan korban perihal perselingkuhan tersebut. Di tengah perbincangan, tiba-tiba pelaku kemudian menjambak korban. Ia juga menendang korban.

Kapendam XXII/Tambun Bungai Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang buka suara atas kejadian viral tersebut. Ia mengatakan saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti informasi tersebut.

"Terkait informasi yang beredar di media sosial dan diduga melibatkan salah satu prajurit TNI AD, dapat kami sampaikan bahwa satuan telah bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut," ujar Kolonel Dodo Sahata dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Pelaku bernama Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII Tambung Bungai. Saat ini pelaku tengah dalam proses interogasi guna penyelidikan mendalami permasalahan.

"Saat ini, prajurit yang bersangkutan, Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII/Tambun Bungai, sedang menjalani interogasi dalam rangka penyelidikan untuk mendalami permasalahan yang terjadi. Dan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Kolonel Dodo menjelaskan, TNI AD senantiasa menegakkan aturan dan tidak menoleransi pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh prajurit. Dia memastikan persoalan tersebut akan ditangani secara profesional dan objektif.

"Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, akan dilakukan tindakan tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

"Kami memastikan persoalan ini ditangani secara serius, profesional, dan objektif. Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada proses pemeriksaan yang sedang berjalan agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap secara utuh," lanjut dia.