NADIKABAR.COM — Unggahan video yang memperlihatkan tercemarnya air di area persawahan Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, viral di media sosial. Warganet mengaitkan kondisi tersebut mirip dengan pencemaran limbah di TPS3R Desa Cemagi yang terjadi belakangan ini.

Polres Badung telah mengecek informasi dugaan pencemaran limbah yang mengakibatkan air sawah menghitam tersebut. Polisi menyebut video yang beredar itu adalah kondisi lama yang diperkirakan direkam pada April 2026.

"Nggih (video lama), saat awal operasional TPS3R. Petugas sudah mengecek langsung ke lokasi dan pengelolaan limbah saat ini sudah dibenahi," kata Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, Rabu (9/9/2026).

TPS3R Desa Pererenan beroperasi sejak awal Januari 2026 dengan menyalurkan limbah tersaring melalui saluran khusus di samping bangunan. Selama tiga bulan pertama operasional, pengelola TPS3R tersebut belum menerima keluhan dari para petani di sekitar area persawahan.

"Awalnya limbah dialirkan lewat got yang dibuat cukup tinggi dan disaring agar tidak meluap ke sawah warga. Pihak pengelola juga mencatat tidak ada masalah atau komplain dari petani selama tiga bulan pertama," ujar Yuni.

Yuni mengatakan pengelola TPS3R kemudian menerima masukan dari Pekaseh Desa Pererenan untuk memperketat pengelolaan limbah demi melindungi lahan pertanian. Menurutnya, pengelola akhirnya memutuskan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk menyedot dan mengangkut limbah secara berkala.

"Pengelola langsung merespons masukan Pekaseh dengan menggandeng CV Prangga Arta untuk pengangkutan limbah sejak April 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan limbah tidak meluap dan mencemari area persawahan warga," ungkap Yuni.

Proses pengurasan limbah di lokasi dilakukan oleh petugas menggunakan armada penyedot limbah. Selain pengangkutan rutin oleh pihak ketiga, pengelola TPS3R juga disebut telah menjalankan pemeliharaan berkala setiap dua pekan sekali.

"Pengangkutan limbah oleh pihak ketiga jalan terus dan pemeliharaan rutin dilakukan dua minggu sekali. Penanganan limbah di TPS3R Pererenan saat ini sudah berjalan sesuai prosedur," kata Yuni.