Sarden memang kaya asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA. Menurut National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat, ikan dan seafood merupakan sumber utama kedua jenis omega-3 tersebut.

Kandungan ini menarik perhatian karena berkaitan dengan peradangan. Sebuah studi pada 2025, meneliti omega-3 dan kaitannya dengan kondisi peradangan kulit, termasuk jerawat, psoriasis, dan eksim.

Peneliti menemukan bahwa suplemen omega-3 berpotensi membantu mengurangi peradangan dan mendukung lapisan pelindung kulit. Namun, mereka juga menekankan bukti penelitian pada manusia masih terbatas.

Terlebih, sebagian besar penelitian tersebut membahas omega-3, bukan konsumsi sarden secara khusus. Penelitiannya juga banyak menggunakan suplemen.

Jadi, belum ada bukti pasti bahwa makan satu kaleng sarden setiap malam dapat menjadi pengobatan jerawat atau jalan pintas mendapatkan kulit glowing.