Dia harus membayar uang masuk Rp 15 juta. Oleh karenanya dia berniat mengajukan keringanan atau beasiswa lewat Program Indonesia Pintar (PIP).

"Mau pakai PIP sama mengajukan beasiswa, saya cari SKTM datang ke balai desa, tapi ternyata dicek sama Pak Lurah ternyata desilnya 9," ungkap Timbul saat ditemui di kediamannya, Senin lalu.