"Membuat model menjadi lebih faktual merupakan upaya penelitian yang terus berlangsung," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa OpenAI tetap berfokus meningkatkan kualitas jawaban, termasuk ketika informasi disajikan melalui elemen visual dan interaktif.
"Bahkan dengan Intelligent UI, kami sangat berfokus untuk memastikan semua yang Anda dapatkan dalam sebuah jawaban seakurat dan sebermanfaat mungkin," lanjut Aarush.
Dalam sesi tersebut, OpenAI tidak merinci metode teknis yang digunakan untuk memvalidasi grafik maupun simulasi interaktif. Perusahaan juga belum memaparkan angka tingkat kesalahan Intelligent UI dibandingkan jawaban berbasis teks.
Dengan kemampuan ChatGPT yang kini semakin visual, pengguna tetap perlu bersikap kritis terhadap informasi yang dihasilkan AI, terutama untuk data, grafik, atau penjelasan yang membutuhkan ketepatan tinggi.
Intelligent UI sendiri merupakan salah satu fitur unggulan GPT-6 yang mulai diluncurkan pada 8 Oktober 2026. Melalui kemampuan ini, OpenAI ingin menghadirkan pengalaman menggunakan ChatGPT yang lebih intuitif, tanpa harus selalu mengandalkan percakapan berbasis teks.