Sementara itu, Vivo X500 Pro membawa sejumlah peningkatan di sektor kamera dan layar. Ponsel ini menggunakan chipset Dimensity 9600 Pro dan baterai 6.510 mAh. Kapasitas baterainya memang lebih kecil dari X500, tetapi tetap mendukung 90W FlashCharge dan 40W Wireless FlashCharge.
Kamera utamanya adalah ZEISS TrueDynamic 50 MP dengan sensor Sony LYTIA L910 berukuran 1/1,28 inci dengan aperture f/1.57 dan gimbal-grade OIS. Kamera ini ditemani telefoto ZEISS APO 64 MP dan ultrawide 50 MP. Untuk kamera depan ada ZEISS Wide-Angle 50 MP dengan sudut 92 derajat.
X500 Pro juga menawarkan kemampuan video yang lebih ditonjolkan untuk kebutuhan sinematik, termasuk 17 EV TrueDynamic Log Video, 4K Dolby Vision Portrait Video, 4K Dual-View Video, dan 4K Cinematic Color Video.
Perbedaan lain terlihat pada layar. X500 Pro menggunakan ZEISS Master Color Display 6,36 inci dengan resolusi 1216 x 2660 piksel. Panelnya menggunakan teknologi LTPO, dengan refresh rate adaptif 1Hz hingga 144Hz dan peak brightness 4.500 nits.
Dari dimensinya, X500 Pro juga lebih ringkas dan ringan. Bobotnya 192 gram untuk varian hitam dan 197 gram untuk warna abu-abu, putih dan oranye.
Jagoan Utama dari acara peluncuran ini adalah Vivo X500 Pro Max dengan spesifikasi terbaik dibandingkan dua varian sebelumnya baik itu sektor kamera dan layar. Ponsel ini menggunakan chipset Dimensity 9600 Pro dan baterai paling besar yaitu 7.800 mAh didukung 90W FlashCharge dan 40W Wireless FlashCharge.
Kamera utamanya adalah ZEISS TrueDynamic 50 MP dengan sensor Sony LYTIA L910 berukuran 1/1,28 inci dengan aperture f/1.57 dan gimbal-grade OIS. Yang dahsyat adalah kamera telefoto ZEISS APO 200 MP, sungguh menggoda untuk dijajal menghasilkan foto keren. Masih ada lagi kamera ultrawide 50 MP dan untuk kamera depan ada ZEISS Wide-Angle 50 MP dengan sudut 92 derajat.