Ponsel ini turut mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, menjalankan OriginOS 7, serta menyediakan Wi-Fi 6, Bluetooth 6.0, USB 3.2 dan NFC.

Tak hanya Pro Max, Vivo X500 reguler juga sudah melewati sertifikasi Postel di Indonesia. Ponsel ini membawa layar ZEISS Master Color Display 6,59 inch beresolusi 1.260 x 2.750 pixel dengan refresh rate hingga 144 Hz dan kecerahan 4.000 nits.

Dapur pacunya menggunakan MediaTek Dimensity 9600M, ditemani RAM 12 GB serta pilihan penyimpanan hingga 1 TB.

Vivo memasang kamera utama ZEISS 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 828 1/1,28 inch dan OIS, telefoto ZEISS APO 64 MP, ultrawide 50 MP, serta kamera depan 50 MP. Baterainya berkapasitas 7.500 mAh dengan fast charging 90W dan wireless charging 40W.

Di China, harga Vivo X500 mulai 5.499 yuan, sedangkan Vivo X500 Pro Max dibanderol mulai 6.999 yuan. Harga serta konfigurasi yang nantinya dibawa ke Indonesia masih harus menunggu pengumuman resmi dari Vivo Indonesia.