ARJUNO merupakan bus listrik 8 meter dengan kapasitas hingga 25 penumpang, baterai 210 kWh, dan mampu menempuh jarak hingga 350 kilometer (km). Pengisian daya DC hingga penuh hanya sekitar 90 menit, yang memungkinkan operator menyesuaikan waktu charging dengan pola dan jadwal operasional armada.

"Kendaraan harus mampu mengikuti ritme operasional dan memberikan keandalan yang dibutuhkan pengguna. Ini juga menjadi pembuktian bahwa kendaraan listrik komersial dapat dipertimbangkan sebagai alternatif yang kompetitif terhadap kendaraan konvensional, terutama ketika dilihat dari keseluruhan biaya dan kebutuhan operasionalnya," ungkap Direktur Utama Bagong Dekaka Makmur, Budi Susilo.

ARJUNO merupakan hasil kolaborasi VKTR, Laksana Karoseri, dan operator untuk mendukung kebutuhan transportasi di area pertambangan. Penggunaannya menjadi bagian dari pengalaman VKTR dalam mengoperasikan kendaraan listrik di lingkungan tambang yang membutuhkan daya tahan, keandalan, dan konsistensi operasional.