NADIKABAR.COM — Jenama otomotif asal Jerman, Volkswagen (VW), dikabarkan bakal menghentikan sementara pengembangan mobil listrik Golf atau ID.Golf akibat tekanan finansial yang membatasi kemampuan produsen otomotif itu untuk membiayai pengembangan model masa depan.
“Kami tidak mampu membiayai pekerjaan ini saat ini,” kata Kepala Merek Volkswagen Thomas Schafer, sebagaimana dilaporkan Autocar, Sabtu (31/10) waktu setempat.
Schafer menegaskan, keputusan tersebut telah disepakati oleh jajaran direksi perusahaan.
Namun, dia memastikan penghentian sementara itu bukan berarti proyek Golf listrik dibatalkan, melainkan hanya ditunda beberapa waktu.
Direktur Keuangan Volkswagen David Powels mengatakan kondisi pasar masih sangat menantang dan sejumlah faktor khusus turut membebani kinerja keuangan perusahaan.
Oleh karena itu, Volkswagen perlu menetapkan kembali prioritas investasi dan memperbaiki struktur biaya.
Menurut Powels, salah satu langkah yang diambil adalah menghentikan sementara pekerjaan pengembangan ID.Golf hingga perusahaan memiliki kemampuan untuk mengakomodasi kebutuhan investasi secara lebih aman.
Keputusan tersebut menambah ketidakpastian jadwal kehadiran Golf listrik yang sebelumnya telah mengalami beberapa kali penundaan akibat perubahan pengembangan arsitektur kendaraan Scalable Systems Platform (SSP) dan perangkat lunaknya.
Model tersebut semula diperkirakan meluncur pada 2028 atau 2029, sebelum jadwalnya bergeser ke awal dekade 2030-an. ID.Golf direncanakan diproduksi di fasilitas Volkswagen di Wolfsburg, Jerman.
Penundaan pengembangan itu terjadi ketika Volkswagen menghadapi tekanan kinerja keuangan. Volkswagen Group mencatat kerugian sebesar 5,82 miliar euro pada kuartal ketiga 2026, sementara merek Volkswagen mengalami kerugian hingga 182 juta euro.
Dalam sembilan bulan pertama 2026, pengiriman kendaraan seluruh merek Volkswagen Group turun 9 persen menjadi 6,01 juta unit. Pengiriman kendaraan listrik juga terkoreksi 5,4 persen menjadi 678.702 unit.
Tekanan tersebut turut dipengaruhi oleh margin keuntungan kendaraan listrik yang masih lebih rendah dibandingkan model bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE).
ID.Golf direncanakan menggunakan platform SSP generasi baru, yang akan menjadi basis sejumlah model Volkswagen Group.
Platform tersebut juga dikembangkan dengan teknologi perangkat lunak, hasil kolaborasi Volkswagen dan perusahaan otomotif listrik asal Amerika Serikat, Rivian.
Sementara pengembangan versi listrik tertunda, produksi Golf bermesin konvensional direncanakan tetap berlanjut dengan pemindahan fasilitas produksi dari Wolfsburg ke Puebla, Meksiko.