Menurut dia, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya. Masyarakat Sasak telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi terhadap pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Karena itu, penguatan bahasa dan budaya perlu berjalan beriringan dengan kemajuan masyarakatnya," kata Indah.

Majelis Adat Sasak (MAS) menegaskan pelestarian Bahasa Sasak membutuhkan perubahan mendasar dalam tata kehidupan masyarakat agar bahasa daerah tidak hanya bertahan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari, tetapi juga berkembang sebagai bahasa ilmu pengetahuan.