Saan lalu mengungkap tantangan dalam penyusunan RUU tersebut. Ia mengakui ada kesulitan karena harus mengakomodir keinginan buruh, pengusaha, dan pemerintah.

"Nah, mempertemukan kepentingan ketiga pihak ini, DPR juga gampang-gampang susah. Tapi gampang-gampang susah tuh kita harus bisa untuk mengakomodir semua kepentingan. Kepentingan pekerja harus terakomodir kepentingan dari dunia usaha juga kita perhatikan, dan juga pemerintah juga," jelas dia.

"Nah, DPR tentu berusaha yang terbaik untuk bisa memenuhi apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi para serikat pekerja. Kan gitu," lanjutnya.