"Meski sudah ada aplikasi untuk angkutan publik di Surabaya (Gobis), informasi seputar jadwal kedatangan bus dan jalur harus ditampilkan di setiap halte," ujarnya.
Laila menilai pembenahan halte semakin mendesak seiring meningkatnya layanan transportasi publik di Surabaya. Kehadiran Suroboyo Bus dan angkutan pengumpan Wira Wiri menjadi alternatif mobilitas masyarakat.
Terlebih, Pemkot Surabaya kini menambah 18 unit minibus baru untuk memperkuat layanan Wira Wiri. Penambahan armada tersebut diharapkan memperluas jangkauan pelayanan dan memudahkan mobilitas warga.
Namun, menurut Laila, penambahan kendaraan harus disertai dengan peningkatan infrastruktur pendukung. Pemerintah kota tidak cukup hanya menambah bus, minibus, maupun Hiace tanpa memperhatikan kelayakan halte dan kondisi jalan.
"Jangan hanya armadanya yang ditambah, tetapi fasilitas pendukungnya juga harus diperhatikan. Masyarakat harus mendapatkan kenyamanan sejak menunggu hingga sampai tujuan," tegas Laila.