"PKB tumbuh bersama kiai, pesantren, dan santri. Karena itu, perlindungan santri sangat dekat dengan tanggung jawab yang kami emban. Kami ingin setiap santri merasa dihormati, dilindungi, dan didengar. Kedekatan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mengawal agar hak-hak mereka benar-benar diperhatikan," katanya.
Rano juga meminta jajaran Polri berkeliling mengunjungi pesantren setelah peristiwa tersebut. Kunjungan tersebut dinilai perlu dilakukan untuk emberi ruang bagi santri menyampaikan pengalaman dan harapan mereka.
"Saya meminta jajaran Polri terus turun langsung, berkeliling pesantren, bersilaturahmi dengan para kiai dan pengasuh, serta mendengarkan para santri. Kedekatan yang sudah terbangun ini perlu semakin dieratkan. Melalui komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga rasa aman dan memastikan kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tegas yang telah diambil Kapolri diharapkan memperkuat kepercayaan terhadap institusi. Rano menyinggung komitmen Polri yang berjalan seiringan dengan masyarakat.