Ia menyoroti bahwa PAUDHI memerlukan perencanaan matang dan identifikasi kebutuhan yang cermat, bukan sekadar pengisian formulir di Dapodik.

Dari sisi kesehatan, data Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode Februari 2025-Februari 2026 mengungkap, 86.971 anak balita terdeteksi stunting, 69.392 anak mengalami gizi kurang, dan 65.655 anak berisiko TB. Temuan itu, tegas Rerie, menunjukkan bahwa pendekatan holistik-integratif dalam PAUDHI bukan pilihan, melainkan keharusan.

Rerie juga menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam penyelenggaraan PAUD. Ia menekankan bahwa pemanfaatan potensi SDM lokal harus menjadi perhatian, terutama dalam memenuhi kelengkapan tenaga pengajar yang kompeten.

Adapun data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat masih banyak guru PAUD yang belum memenuhi kualifikasi S1, sehingga penguatan kapasitas pendidik menjadi prasyarat yang tidak bisa diabaikan.

Upaya merealisasikan PAUDHI, menurut Rerie, juga harus didukung dengan realisasi anggaran yang tepat.