Pemerintah telah mengalokasikan dana PAUD sebesar Rp5,1 triliun dalam APBN 2026, bagian dari total anggaran pendidikan Rp757,8 triliun, yang diarahkan untuk memperluas akses termasuk bagi anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Namun, Rerie menegaskan bahwa realisasi anggaran harus dibarengi dengan perencanaan dan identifikasi kebutuhan yang cermat.

"Dibutuhkan pemahaman dan gerak bersama untuk merealisasikannya," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, seraya mendorong kolaborasi lintas sektor agar layanan PAUDHI yang merata dan berkualitas dapat terwujud di setiap daerah.

Menurut Rerie, keberhasilan PAUDHI tidak boleh diukur dari kelengkapan data semata, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan anak dan keluarga.

Ia juga mendorong pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan setiap rupiah anggaran dan setiap program benar-benar menjangkau anak-anak yang membutuhkan, terutama di wilayah dengan akses layanan terbatas.