NADIKABAR.COM — Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menegaskan pentingnya mempercepat realisasi program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) Indonesia. Langkahnya yaitu melalui pembangunan proyek, penguatan jaringan listrik, kepastian regulasi, serta masuknya investasi dan teknologi dalam skala besar.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam rangkaian New York Climate Week 2026 pada sesi yang diselenggarakan Climate Group dan RE100 di The Glasshouse, New York dengan tema From Pledge to Panel: How Indonesia Can Deliver on Its 100GW Solar Ambition
Menurutnya, Indonesia telah memasuki tahap pelaksanaan program PLTS 100 GW. Presiden Prabowo Subianto telah melakukan peletakan batu pertama program tersebut secara serentak di 15 lokasi, dengan tahap awal sekitar 5,2 GWp yang saat ini memasuki proses konstruksi.
"Target 100 GW sudah bertransformasi menjadi agenda strategis pembangunan untuk mempercepat transisi energi. Ukuran keberhasilannya adalah proyek yang selesai sesuai jadwal, tersambung ke jaringan, dan menghasilkan listrik berdasarkan kontrak yang telah disepakati," ujar Eddy dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).