NADIKABAR.COM — Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya penguatan literasi digital secara konsisten agar anak mampu mengekspresikan dan mengembangkan budaya di ruang digital secara kritis dan bertanggung jawab.
"Ruang digital memang menjadi panggung baru bagi ekspresi budaya, tetapi tanpa literasi yang kuat, anak-anak kita hanya akan menjadi konsumen konten, bukan pewaris budaya yang kritis," kata Lestari dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Menurut dia, anak perlu dibekali kemampuan menyaring, memeriksa, dan menggunakan informasi secara etis, bukan sekadar terampil mengoperasikan perangkat digital.
Penanaman literasi digital perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Keluarga, kata dia, merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk mempelajari nilai dan tanggung jawab.
Lestari yang juga anggota Komisi X DPR RI itu mengatakan penguatan literasi digital di sekolah perlu menjadi gerakan nasional yang berkelanjutan, bukan sekadar program tambahan yang bersifat seremonial.