NADIKABAR.COM β Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Irwan Meilano siap mendorong tata kelola kementerian berbasis data sebagai salah satu prinsip dalam menjalankan tugasnya setelah dirinya dilantik Presiden di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
βLangkah awal yang saya tekankan dalam bekerja adalah keterbukaan berbasis data sebagai dasar pengambilan keputusan,β ujar Irwan dalam acara penyambutan wakil menteri baru di Jakarta, Kamis, dikutip dari siaran pers Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Selain integrasi data, Irwan mengatakan pengukuran manfaat bagi masyarakat dan penyelesaian masalah secara kolaboratif akan menjadi prinsip dalam pelaksanaan tugasnya.
Irwan Meilano resmi menjabat sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Irwan menjadi wamen baru di KKP dan akan mendampingi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf.
Irwan merupakan Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan keahlian antara lain di bidang geospasial dan kebencanaan.
Sebelum ditunjuk sebagai wakil menteri kelautan dan perikanan, ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB periode 2025-2030. Sebelumnya, dia merupakan Dekan FITB ITB.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan kehadiran Irwan diharapkan memperkuat pelaksanaan enam program kerja prioritas nasional KKP, sekaligus memperkuat tata kelola kelautan berbasis data dan riset terapan.
Enam program tersebut meliputi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), budi daya perikanan tematik, swasembada garam, revitalisasi tambak budi daya di pantura, budi daya udang terintegrasi di Waingapu, serta modernisasi kapal perikanan.
Trenggono juga berharap latar belakang akademik dan keahlian Irwan dapat memperkuat pendidikan dan riset di sektor kelautan dan perikanan.
Salah satu fokusnya adalah mempercepat transformasi Politeknik KKP melalui penguatan Ocean Institute of Indonesia (OII) sebagai pusat unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
βKita ingin Politeknik KKP ini menjadi satu politeknik yang excellent, sebuah Center of Excellence. Lulusannya harus 100 persen siap kerja dan memenuhi standar industri nasional maupun internasional,β kata Trenggono.