"Jadi yang perlu dipertanyakan kalau AI tidak ada di sekitarnya, apakah kemampuannya tetap ada?," ucapnya.
Oleh karena itu, Stella mengajak kampus terus mampu mengemban peran menciptakan, mentransmisikan, dan melakukan kurasi ilmu pengetahuan.
"Yang paling mampu menghadapi ini universitas, kenapa? AI itu lahir dari Darmouth (Darmouth University) pada 1956, sehingga saya merasa universitas pasti mampu menghadapi itu dengan strategi yang tepat," ujar dia.
Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Widodo mengatakan lahirnya AI tak akan menggerus fungsi perguruan tinggi dalam menghasilkan dan memberikan pengetahuan untuk tujuan meningkatkan pemahaman serta membentuk kemampuan mahasiswa.