NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan pendidikan keagamaan telah menjangkau sekitar 6,3 juta siswa dan santri di seluruh pelosok negeri dalam dua tahun terakhir.
Wamenag Romo Syafi’i mengatakan pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas generasi mendatang.
“Anak-anak yang sehat dan tercukupi kebutuhan gizinya tentu memiliki kesempatan yang lebih baik untuk belajar, tumbuh, dan mengembangkan potensinya,” kata Wamenag Romo Syafi'i dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, perluasan MBG di pesantren perlu diikuti dengan pendataan santri yang akurat, distribusi tepat sasaran, dan kualitas makanan yang terjaga.
Pesantren juga diharapkan semakin terlibat dalam ekosistem MBG, sehingga manfaat program tidak berhenti pada pemenuhan gizi, tetapi turut menggerakkan pemberdayaan ekonomi pesantren.