NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI Atip Latipulhayat menekankan pentingnya internasionalisasi Bahasa Indonesia di Rusia melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), pertukaran akademisi dan mahasiswa, hingga penerjemahan karya sastra.
Atip menyampaikan hal itu saat membuka Kongres ke-2 Bahasa Indonesia di HSE University, Rusia, yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda.
"Bahasa Indonesia adalah identitas bangsa Indonesia, tetapi Bahasa Indonesia juga merupakan jembatan persahabatan bagi masyarakat dunia," kata Atip dalam keterangan dari KBRI Moskow yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Atip menyampaikan Bahasa Indonesia telah menjadi salah satu dari 10 bahasa resmi Sidang Umum UNESCO sejak 20 November 2023.
Namun, capaian itu bukanlah garis akhir. Justru, dengan itu, membuka babak baru di mana Bahasa Indonesia harus benar-benar dipakai di forum internasional, dunia pendidikan, publikasi akademik, perdagangan, hingga pariwisata.