KBRI mencatat kelas BIPA di KBRI Moskow yang dibuka kembali pada Juli 2025 kini diikuti 149 pelajar.
Meski demikian, Jose mengakui keterbatasan jumlah pengajar dan bahan ajar khusus membuat program belum selalu berkesinambungan.
Jose juga berharap kongres tersebut dapat melahirkan jejaring Indonesianis yang solid di Rusia dan Belarus, serta makin banyak kampus yang membuka kelas Bahasa Indonesia.
"Sembilan puluh delapan tahun lalu, Bahasa Indonesia menyatukan sebuah bangsa. Hari ini, saya yakin Bahasa Indonesia juga mampu menyatukan hati antarbangsa, termasuk rakyat Indonesia, Rusia, dan Belarus," ujar Dubes Jose.