NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengajak pelaku ekraf daerah untuk berani membidik pasar ekspor dengan mengandalkan keunikan produk, kekuatan identitas, dan pemanfaatan platform digital.
Irene mengatakan produk kreatif lokal memiliki kekuatan tersendiri dari segi keunikan dan autentisitas produk yang bisa menjadi peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
"Dengan kekuatan sosial media, kekuatan digital space, jangan targetkan 280 juta audience, tapi target lah 8 miliar audience yang ada di luar sana di seluruh dunia, maka Indonesia bisa menjadi brand yang terdepan," kata Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Ia mengatakan pelaku ekraf daerah bisa memanfaatkan kekayaan bahan baku yang ada di nusantara termasuk bahan alam dan ramuan herbal, untuk dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
Dengan kekuatan identitas lokal dapat menjadi pembeda bagi produk Indonesia di tengah persaingan harga pasar.
Irene juga mengatakan dukungan media sosial dan platform digital penting untuk dipelajari pelaku ekonomi kreatif agar memiliki peluang menjangkau konsumen di luar pasar domestik.