Upaya tersebut dapat dilakukan melalui program ramah lingkungan, seperti upcycling limbah kosmetik, serta pelibatan afiliator, kreator konten, dan tenaga kerja lokal.

Dengan demikian, pertumbuhan merek tidak hanya berdampak pada penjualan produk, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pihak-pihak yang terlibat.

"Semakin kita bertumbuh, semakin banyak pula influencer, affiliate, hingga tim kreatif yang terlibat. Kehadiran jenama lokal bukan sekadar tentang mengikuti tren, melainkan bagaimana kita bisa menciptakan tren tersendiri sekaligus membuka peluang bisnis yang saling mendukung di dalam industri ekonomi kreatif," ungkap Tasya.

Sementara itu, Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang menjelaskan peran platform niaga elektronik dalam membantu UMKM memperluas jangkauan pasar.

Pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi penghubung antara pelaku usaha dan konsumen, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha melalui ekosistem yang saling mendukung.