NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Jauhari menjelaskan pemerintah mendorong industri pertahanan dalam negeri tidak hanya berkontribusi untuk memperkuat TNI, tetapi juga menggerakkan ekonomi.
Oleh karena itu, Yusuf mengatakan pemerintah menyiapkan skema-skema kerja sama sehingga pemerintah dan industri dapat bersama-sama berkolaborasi untuk kepentingan pertahanan nasional maupun non-pertahanan.
"Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tetapi bagaimana ekonomi juga bergerak. Demikian juga transfer teknologi maupun pemanfaatan teknologi," kata Yusuf menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).