"Artinya apa? Kita bisa tua sebelum kaya. Inilah visi. Jadi, angka 6% tahun depan, 8% di 2029 ini adalah sebuah visi yang memang harus kita capai di periode yang tidak terlalu lama lagi. Mungkin 10-15 tahun kemudian," lanjut dia.

Di sisi lain, Juda mengungkap bahwa masyarakat Indonesia kini mengalami kenaikan dalam angka harapan hidup. Ini berarti ke depannya, penduduk RI yang berusia muda akan bisa menanggung beban warga RI yang berusia lanjut.

"Sekarang saja penduduk kita sudah mulai kelihatan life expectancy-nya (angka harapan hidup) terus meningkat. Artinya, yang muda ini akan menanggung beban membiayai yang aging, yang tua. Ini jadi pertumbuhan ekonominya menjadi masuk ke yang sering disebut dengan middle income trap," bebernya.