Selain agenda antarpemerintah, Wamenlu Anis Matta menegaskan pentingnya hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact) sebagai penopang utama kerja sama ekonomi jangka panjang.
Langkah teknis seperti kemudahan akses visa dan pembukaan penerbangan langsung Indonesia–Bangladesh terus didorong untuk merealisasikan hal tersebut.
Di sela kunjungan kerjanya, Anis Matta melakukan pertemuan dengan para pelaku usaha setempat yang terhimpun dalam Indonesia-Bangladesh Chamber of Commerce (IBCC) serta diaspora Indonesia di Dhaka yang bekerja di berbagai lembaga internasional dan perusahaan multinasional.
Wamenlu juga meninjau langsung salah satu gerai Alfamart di Dhaka. Sejak pertama kali masuk pada 2025, ritel asal Indonesia tersebut kini telah memiliki 11 gerai di berbagai lokasi strategis Kota Dhaka—menandai makin berkembangnya ekspansi investasi Indonesia di Bangladesh.
Rangkaian kunjungan kerja di bawah momentum pemerintahan baru Bangladesh ini berjalan lancar dan produktif, serta menghasilkan sejumlah komitmen konkret yang siap ditindaklanjuti demi kelangsungan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.