Selain itu, Indonesia mencatat sekitar 1,2 miliar perjalanan wisatawan nusantara serta devisa pariwisata sebesar 18,27 miliar dolar AS sepanjang 2025.

Menurut Ni Luh, pertumbuhan tersebut merupakan peluang sekaligus amanah bagi seluruh pemangku kepentingan pariwisata untuk terus mengembangkan sektor tersebut secara lebih berkualitas dan berkelanjutan.

"Pengembangan pariwisata masa depan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan," ujarnya.