"Yang ingin jadi pengusaha, jadilah pengusaha. Yang ingin jadi guru, jadilah guru. Yang ingin jadi tentara, jadilah tentara. Yang ingin jadi polisi, jadilah polisi," katanya.
Agus Jabo juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, jajaran Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, kepala sentra, serta para pendamping yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan SKB.
Dia menegaskan sentra Kemensos perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan layanan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang menghadapi masalah sosial dan ekonomi, agar dapat bangkit menjadi pribadi yang berdaya dan mandiri.
"Memakmurkan sentra harus kita pahami secara fundamental adalah memaksimalkan layanan-layanan sosial bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan layanan sosial, khususnya bagi saudara-saudara kita yang mengalami masalah-masalah sosial dan masalah-masalah ekonomi supaya mereka bisa kembali merehabilitasi dirinya untuk bangkit menjadi manusia Indonesia yang berdaya dan mandiri," ujarnya.
Agus Jabo berharap SKB terus dikembangkan agar semakin banyak anak yang belum memperoleh kesempatan pendidikan dapat dijangkau dan kembali bersekolah.
"Mari kita tingkatkan semangat kita, kita bangkitkan semangat kita untuk menjemput anak-anak kita yang selama ini belum memperoleh kesempatan, terutama di jalur pendidikan supaya mereka bisa ikut sekolah, mereka bisa mewujudkan impian-impian mereka," tutupnya