Dalam upaya memperkuat pembentukan karakter tersebut, Kemensos berkolaborasi dengan berbagai pihak agar para siswa mendapatkan pengalaman dan pembelajaran yang lebih luas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu siswa tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter yang kuat.
Agus Jabo juga menitipkan para siswa Sekolah Rakyat kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan agar mereka benar-benar didampingi hingga mampu mewujudkan cita-cita. Setiap anak harus mendapatkan dukungan yang sesuai dengan minat dan impiannya.
"Saya titip anak-anak yang bersekolah di Sekolah Rakyat. Jadikan anak-anak ini sebagai mitra, sebagai orang yang harus kalian dampingi, dijadikan anak-anak yang harus kalian antarkan supaya mereka bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-cita mereka," katanya.
Agus Jabo mengingatkan para wali asuh dan wali asrama harus menjadi figur yang diteladani siswa. Karena itu, wali asuh, wali asrama, guru, dan seluruh tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat harus menjaga kepribadian dan akhlak.
"Kalian adalah figur-figur para siswa dan kalian juga harus menjaga kepribadian kalian, akhlak kalian supaya anak-anak punya idola di Sekolah Rakyat," tegasnya.
Selain itu, Agus Jabo menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh wali asuh dan wali asrama yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat.
Agus Jabo mengingatkan program sekolah gratis ini masih berada pada tahap awal sehingga perjalanan dan tantangan ke depan masih panjang.
"Penghormatan setinggi-tingginya kepada para wali asuh, para wali asrama. Kita baru mulai, tugas kita masih panjang. Jadi siapkan mental kalian supaya kalian juga menjadi wali asuh, wali asrama yang bisa kita harapkan bersama-sama dan kalian menjadi idola bagi anak-anak di Sekolah Rakyat," pungkasnya.