NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet mengatakan Indonesia memperkuat pengembangan produksi kedelai nasional melalui peningkatan produktivitas demi mengurangi ketergantungan impor komoditas strategis tersebut.

"Sebagian besar masyarakat kita tentu mengonsumsi tempe dan tahu. Kedelai menjadi salah satu sumber protein utama," kata Wamentan Alim terkonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurutnya pengembangan kedelai menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produksi nasional melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, daerah, dan mitra usaha pertanian.

"Karena itu, kita berupaya menjalankan arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian untuk mengurangi ketergantungan impor dengan meningkatkan produksi kedelai di tingkat nasional,” ujarnya.

Alim menyampaikan kedelai memiliki peran penting bagi masyarakat karena menjadi bahan baku utama produk pangan seperti tempe dan tahu.

Menurut dia, peningkatan produksi kedelai harus dilakukan melalui penguatan teknologi, pendampingan petani, serta pengelolaan budidaya yang lebih baik agar produktivitas nasional dapat meningkat secara berkelanjutan.