NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa mendorong penguatan hilirisasi susu kambing di Magelang, Jawa Tengah, melalui koperasi agar hasil peternakan memiliki nilai tambah dan memperkuat ekonomi peternak.

"Kami mendorong Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, untuk mengembangkan potensi peternakan hingga menjadi sentra susu," kata Saleh saat meresmikan unit pengolahan susu kambing tersebut sebagaimana dikonfirmasi di Semarang, Jawa Tengah, Jumat.

Peresmian unit pengolahan susu kambing milik Koperasi Produsen Rojo Koyo Utomo itu menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan nilai tambah hasil peternakan sekaligus memperkuat posisi tawar peternak.

Menurut Wamentan, pembangunan unit pengolahan saja belum cukup.

Koperasi harus memastikan produk yang dihasilkan memiliki pasar dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para peternak.

Karena itu, pemasaran perlu menjadi perhatian sejak awal, seiring dengan penguatan produksi dan pengolahan.

"Ending-nya itu marketing," tegasnya.

Karena itu, ia mendorong koperasi agar tidak hanya berfokus pada kegiatan produksi, tetapi juga memperkuat pengelolaan usaha dan membangun hubungan langsung dengan pembeli utama.

Ia menyoroti pentingnya memangkas rantai distribusi agar peternak tidak terus berada pada posisi tawar yang lemah.

Saleh menyampaikan solusi yang dapat diupayakan melalui koperasi, termasuk pengadaan sarana produksi secara bersama-sama dan pembentukan divisi pembelian.