Selain itu, Adi menekankan pentingnya mitigasi bencana di wilayah hulu sungai untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Pemantauan secara intens perlu dilakukan agar dapat mengetahui pergerakan dan potensi yang akan terjadi.
"Mitigasi itu adalah pencegahan supaya nanti dampaknya nanti tidak terlalu besar. Misalnya begini, bagaimana kita memelihara daerah hulu sungai, terutama yang memiliki lereng sangat curam, nah ini perlu dipantau," papar Adi.
"Apakah di sana ada pergerakan-pergerakan lereng dalam artian longsoran, kemudian debit sungai seperti apa, kemudian kita lihat apakah sudah terbentuk bendungan alam di wilayah bagian hulu sungai, kemudian kita lihat apakah aliran-aliran sungai itu sering terganggu saat hujan, misalnya terjadi hujan lebat tetapi aliran sungainya itu tidak bertambah volumenya, itukan berarti pertanyaan," imbuhnya.
Salah satu cara yang bisa dilakukan yakni membuat sensor longsor di bagian hulu sungai. Kemudian bisa juga memasang sensor pengamatan muka air sungai dan sensor hujan. Sehingga, situasi di daerah hulu dapat terus terpantau sebelum terjadi bencana alam.