"Misalnya kita membuat sensor longsor di bagian hulu sungai, kemudian sensor pengamatan muka air sungai, kemudian sensor hujan Ketika kemudian terjadi hujan lebat katakanlah dalam Waktu cukup lama ya tentu kita sudah harus waspada ya, nah itu untuk early warning system," terangnya.
Adi juga menjelaskan perlunya pengetahuan khususnya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Mereka sudah harus bisa mengetahui kapan melakukan evakuasi jika melihat tanda-tanda bencana.
"Kemudian yang lainnya lagi adalah penataan ruang, ya sebisa mungkin pemukiman sekolah, rumah sakit, fasilitas-fasilitas umum itu harus betul-betul mempertimbangkan, atau fasilitas vital lainnya harus mempertimbangkan jalur potensial terjadinya banjir bandang itu," katanya.