NADIKABAR.COM — Warga mengaku sempat mengira peristiwa kecelakaan yang menewaskan anak SMP berinisial ATM (14) di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/10) dini hari sebagai tawuran.

"Tahu-tahu, masih ada anak-anak pada nangis. Saya dengar suara seperti benda jatuh, keras sekali, terus seperti suara pecahan kaca. Saya pikir itu tawuran," kata warga bernama Sadianti saat ditemui di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa.

Dia mengatakan suara benturan teritusebut terdengar sekitar pukul 02.00 WIB, saat sebagian besar warga sedang tidur.

Dia menyebutkan suami dan anaknya lebih dahulu keluar rumah untuk melihat sumber suara tersebut. Lalu, mereka mendapati seorang korban tergeletak di dekat mobil yang terlibat kecelakaan.

Menurut Sadianti, warga kemudian mengetahui bahwa seorang temannya telah tertabrak mobil. Ia bersama suaminya lalu membantu membawa korban itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mampang.

Sadianti mengungkapkan korban sempat menunjukkan respons setelah kecelakaan tersebut. Saat hendak ditolong, korban bahkan sempat bangun dan duduk, kemudian secepatnya dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawa korban tidak tertolong setibanya di rumah sakit itu.

Sadianti mengaku tidak mengetahui secara pasti kondisi pengemudi maupun penyebab kecelakaan tersebut karena berfokus membantu korban. Penanganan terhadap pengemudi dilakukan oleh warga lainnya.

Dalam kesaksiannya, dia menuturkan terdapat tiga orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Satu korban berinisial ATM (14) meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka-luka.

"Saksi, ya, itu korban. Ada tiga korban jadinya. Yang satu kan tuh meninggal. Yang dua ini masih ada kan, luka-luka biasa aja," ungkap Sadianti.

Dia mengatakan ketiga korban sedang duduk berkumpul sambil bermain gim ketika kecelakaan itu terjadi. Salah satu korban diketahui merupakan pelajar kelas IX SMP Negeri 43 Jakarta.

Sadianti juga menyebutkan kecelakaan serupa baru pertama kali terjadi di lingkungan tersebut.

Seperti diketahui, seorang pelajar kelas IX SMPN 43 Jakarta, yang berinisial ATM (14) tewas setelah ditabrak mobil di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/10) dini hari pukul 01.00 WIB.

Sebelumnya, sebuah video viral melalui akun media sosial Threads @merlina30 yang menunjukkan sebuah mobil pajero menabrak mobil pada dini hari pukul 02.22 WIB. Tak hanya itu, pengendara mobil yang diduga mabuk dan memakai narkoba itu juga menewaskan seorang korban.