NADIKABAR.COM — Pemerintah Kapanewon Gedangsari Gunungkidul menyebut harga air bersih per tangki kapasitas 5.000 liter menyentuh harga Rp 350 ribu. Penyebabnya karena sulitnya akses menuju lokasi di Gedangsari.

Panewu (Camat) Gedangsari, Eko Krisdiyanto, mengatakan di Kalurahan Mertelu, tepatnya Pedukuhan Batutur, Guyangan Lor dan Guyangan Kidul memang terdampak kekeringan. Bahkan, untuk mendapatkan air bersih warga di pedukuhan tersebut harus merogoh kocek dalam-dalam.

"Untuk di Mertelu tepatnya di Batutur, Guyangan Lor dan Guyangan Kidul itu paling murah Rp 250 ribu per tangki. Kalau paling mahal Rp 350 ribu per tangki kapasitas lima ribu liter," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (4/9/2026).

Eko menyebut mahalnya air per tangki ini karena akses menuju ke dua pedukuhan tersebut. Kedua lokasi itu berada di perbukitan dengan kontur jalan menanjak.

"Medan yang terjal dan menanjak membuat pengiriman air bersih per tangki sulit. Bahkan BPBD juga tidak berani menyalurkan bantuan air bersih dan memilih menggunakan pihak ketiga," ujarnya.