Namun, angka tersebut tidak berarti semua warga Jepang otomatis hidup sehat hingga usia 100 tahun. Jumlah centenarian merupakan ukuran umur panjang, sementara health span atau masa hidup dalam kondisi sehat merupakan ukuran yang berbeda.

Pemerintah Jepang menilai meningkatnya masa hidup sehat memiliki arti penting karena orang lanjut usia dapat tetap aktif dan berkontribusi dalam masyarakat.

Fenomena ini negeri yang kian menua ini juga menghadirkan tantangan besar. Jepang mengalami penurunan populasi selama bertahun-tahun, sementara jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat. Artinya, semakin banyak orang hidup hingga usia sangat tua ketika jumlah penduduk usia produktif justru menghadapi tekanan demografis.

Karena itu, keberhasilan Jepang memperpanjang usia hidup sekaligus menjadi tantangan bagi sistem kesehatan dan jaminan sosial. Jepang kini bukan hanya menghadapi pertanyaan tentang bagaimana manusia bisa hidup lebih lama, tetapi juga bagaimana membuat kehidupan panjang tersebut tetap sehat dan berkelanjutan.