Menurut Ibu Sumiyati, proses memasak menjadi salah satu kunci agar bebeknya empuk dan bumbunya meresap. Bebek dimasak selama kurang lebih 5 jam sebelum disajikan kepada pelanggan.
Proses memasak yang cukup lama itu membuat tekstur dagingnya lebih mudah disantap. Saat dicampur dengan nasi dan bumbu hitam, rasanya semakin gurih dan kaya rempah.
Selain bebek dan bumbu hitam, ada satu elemen yang menurut kami tidak boleh dilewatkan, yakni serundeng.
Serundeng berupa kelapa sangrai berbumbu ini ditaburkan di atas nasi. Teksturnya memberikan sensasi berbeda ketika disantap bersama nasi dan bebek yang lembut.
Rasanya gurih dengan aroma kelapa sangrai yang cukup terasa. Serundeng ini juga membuat tekstur nasi bebek menjadi lebih beragam, terutama ketika berpadu dengan bumbu hitam yang cenderung basah dan kaya rasa.
Kombinasi bumbu hitam dan serundeng inilah yang membuat nasi bebek Ibu Sumiyati terasa semakin nikmat.
Nasi bebek tentu terasa kurang lengkap tanpa sambal. Di sini, Ibu Sumiyati menyajikan sambal ijo sebagai pelengkap.
Sambal ijonya punya rasa pedas dan gurih. Ketika dicampur dengan nasi, bebek, bumbu hitam, dan serundeng, rasa pedasnya membuat sajian ini semakin menggugah selera.