Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
Warga RI Habiskan Rp 640 T untuk Berobat, Menkes Ingin 90% Ditanggung Asuransi
Pemerintah menargetkan 80-90% biaya kesehatan individu nantinya ditanggung melalui skema asuransi. Target ini disiapkan agar masyarakat tak lagi terbebani biaya medis secara langsu
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 5 September 2026 pukul 01:23 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Dari total kebutuhan pembiayaan kesehatan nasional, pemerintah merancang pembagian porsi secara strategis. Sekitar 60 persen diharapkan dapat ditanggung BPJS Kesehatan, sedangkan sisanya diperkuat melalui skema asuransi swasta atau komersial.
Dengan skema tersebut, pemerintah ingin semakin banyak biaya pengobatan masyarakat dibayarkan oleh perusahaan asuransi, baik BPJS Kesehatan maupun asuransi swasta.
"Supaya makin banyak kalau ada orang datang ke rumah sakit, yang bayar bukan dirinya sendiri, yang bayar bukan perusahaannya, tapi yang bayar adalah perusahaan asuransi. Asuransinya bisa BPJS, bisa swasta," ujar Menkes
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.